Saturday, 07 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Pelonggaran tarif akan dilakukan paling cepat sebelum kunjungan Trump ke Tiongkok
Monday, 22 September 2025 19:11 WIB | ECONOMY |Ekonomi Global

Wolfe Research mengatakan panggilan telepon terbaru antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping menggarisbawahi mencairnya hubungan, tetapi memperingatkan bahwa keringanan tarif kemungkinan besar tidak akan terjadi dalam waktu dekat.

Perusahaan tersebut menggambarkan panggilan telepon pada 19 September sebagai puncak dari "seminggu penuh kabar positif tentang hubungan AS-Tiongkok," dengan kedua belah pihak mengeluarkan pernyataan yang optimis.

Trump menyoroti persetujuan Xi terhadap kerangka kerja kesepakatan TikTok dan pembicaraan "produktif" tentang perdagangan, fentanil, dan Rusia-Ukraina. Pernyataan Beijing "pragmatis, positif, dan konstruktif" tetapi juga memperingatkan bahwa "pihak AS harus menghindari mengambil langkah-langkah pembatasan perdagangan sepihak."

Wolfe Research menulis bahwa Trump "sedang dalam mode pembuatan kesepakatan/de-eskalasi dengan Tiongkok," mencatat bahwa Presiden menggambarkan kemajuan meskipun hanya sedikit kemajuan dalam isu-isu utama seperti pembelian kedelai atau pembatasan fentanil.

Di TikTok, AS tampaknya bersedia menerima kelanjutan kepemilikan Tiongkok atas algoritma tersebut, sementara Tiongkok tidak mendapatkan keringanan tarif atau kontrol ekspor yang ada.

Lembaga riset tersebut menyoroti pergeseran dalam keseimbangan internal Washington, dengan sentimen "dovish" menguat setelah Trump menarik pencalonan Landon Heid, seorang "hawkish" Tiongkok, untuk mengepalai kantor kontrol ekspor Departemen Perdagangan.

Wolfe Research menggambarkan hal ini sebagai "Jensen Huangification" dari kebijakan kontrol ekspor AS, yang bertujuan untuk membuat Tiongkok "kecanduan pada tumpukan teknologi AS."

Namun, tarif fentanil tetap menjadi poin penting, dan Wolfe Research menekankan bahwa "kami tidak akan mengharapkan keringanan tarif dalam waktu dekat."

Para analis menyimpulkan: "Kami menduga pelonggaran tarif lebih lanjut akan datang paling cepat sebelum kunjungan Trump ke Tiongkok pada awal 2026, paling lambat."(Cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Ketegangan Baru Rusia dan Amerika...
Thursday, 8 January 2026 23:29 WIB

Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...

Klaim Pengangguran Naik, Pasar Siaga Jelang NFP...
Thursday, 8 January 2026 20:39 WIB

Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...

Isu Pengambilalihan Greenland oleh AS Picu Kekhawatiran, Benarkah NATO Terancam Pecah....
Wednesday, 7 January 2026 23:41 WIB

Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...

Pekerjaan Swasta AS Hanya Naik 41K, Di Bawah Estimasi...
Wednesday, 7 January 2026 20:28 WIB

Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...

Mineral Greenland Atau Faktor keamanan Alasan Diam-Diam di Balik Ambisi AS...
Wednesday, 7 January 2026 06:27 WIB

Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS